Advertisement
Busurteliksandi.com — Kesadaran terhadap keamanan pangan tidak semestinya berhenti pada pengetahuan tentang makanan yang sehat. Lebih jauh, keamanan pangan merupakan bagian penting dari pembentukan perilaku hidup sehat yang perlu ditanamkan sejak lingkungan pendidikan.
Semangat tersebut tercermin dalam partisipasi MTs Baabussalaam pada kegiatan Pembudayaan Keamanan Pangan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bandar Lampung, Kamis (27/8/2026).
Program ini merupakan bagian dari program prioritas nasional BPOM tahun 2026 yang diarahkan untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran masyarakat sekolah mengenai pentingnya memilih serta mengonsumsi pangan yang aman.
Bagi lingkungan madrasah, kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas.
Edukasi mengenai pangan bukan hanya menyangkut apa yang dikonsumsi peserta didik, tetapi juga bagaimana mereka memahami proses pemilihan, pengolahan, penyimpanan hingga konsumsi pangan secara benar.
Kepala MTs Baabussalaam, Siti Nurul Janah, S.Pd., hadir sebagai perwakilan madrasah dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari komitmen MTs Baabussalaam untuk terus mendorong terbentuknya lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun kesadaran peserta didik terhadap kesehatan dan keselamatan pangan.
Melalui program Pembudayaan Keamanan Pangan, warga sekolah didorong untuk memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menentukan pangan yang aman, mengolahnya secara tepat, menyimpannya dengan benar, serta memastikan pangan yang dikonsumsi memenuhi ketentuan keamanan pangan.
Budaya keamanan pangan pada akhirnya bukan sekadar program seremonial. Ia merupakan proses pendidikan yang menanamkan kebiasaan dan tanggung jawab sejak dini. Ketika kesadaran tersebut tumbuh di sekolah, dampaknya berpotensi dibawa peserta didik ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BPOM juga menyerahkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah yang telah melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, termasuk MTs Baabussalaam.
Pemberian sertifikat tersebut menjadi bentuk penghargaan sekaligus pengingat bahwa menciptakan lingkungan sekolah yang sehat membutuhkan komitmen yang berkelanjutan. Sekolah memiliki posisi strategis dalam membentuk kebiasaan generasi muda, termasuk dalam menentukan pilihan pangan yang aman dan bertanggung jawab.
Partisipasi MTs Baabussalaam dalam program ini sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan mengenai keamanan pangan dapat ditempatkan sebagai bagian dari pembentukan karakter. Sebab, generasi yang memahami pentingnya pangan yang aman bukan hanya lebih cermat terhadap apa yang dikonsumsinya, tetapi juga belajar menghargai kesehatan sebagai bagian dari kualitas kehidupan.
Dengan demikian, Pembudayaan Keamanan Pangan di lingkungan madrasah menjadi investasi sederhana namun penting: membangun kebiasaan sehat hari ini untuk melindungi generasi yang akan datang.
(Tim)
