Busur Telik Sandi

lisensi

Busur Telik Sandi
Kamis, 13 Agustus 2026, Agustus 13, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-14T00:50:44Z
Pringsewu

Tiga Pramuka MTsN 1 Pringsewu Siap Kibarkan Nama Lampung di Jambore Nasional 2026

Advertisement

Busurteliksandi.com — Tiga peserta didik MTs Negeri 1 Pringsewu dipercaya menjadi bagian dari peserta yang akan mewakili daerah dalam Jambore Nasional 2026 di Cibubur. Keberangkatan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah sekaligus menjadi momentum bagi generasi muda Pringsewu untuk membawa nama daerah ke panggung nasional.

Prosesi pelepasan di lingkungan MTs Negeri 1 Pringsewu berlangsung khidmat pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Ketiga peserta kemudian dilepas secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Pringsewu pada 11 Agustus 2026.

Nuansa kebanggaan daerah turut mewarnai prosesi tersebut. Dalam upacara Pramuka yang berlangsung tertib, para peserta mengenakan selendang bermotif pucuk rebung dan ornamen khas Lampung. Simbol budaya itu bukan sekadar pelengkap seremoni, tetapi menjadi penanda identitas daerah yang akan mereka bawa selama mengikuti kegiatan tingkat nasional.

Kepala MTs Negeri 1 Pringsewu, Rohman Taufik, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Ia didampingi jajaran staf, dewan guru, serta seluruh peserta didik madrasah.

Dalam amanatnya, Rohman meminta ketiga peserta tidak sekadar memandang Jambore Nasional sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan, menimba pengalaman, sekaligus membentuk karakter.

“Jadikan momentum ini sebagai momen terbaik dan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terpilihnya kalian menjadi peserta Jambore Nasional. Apalagi kegiatan besar ini hanya digelar lima tahun sekali,” ujar Rohman.

Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan pengalaman berharga yang tidak datang setiap saat. Karena itu, ia berpesan agar para peserta mampu memanfaatkan setiap proses selama mengikuti kegiatan untuk belajar, membangun jejaring, dan mengembangkan kemampuan diri.

“Yang paling penting, kembalilah menjadi siswa yang berprestasi, membanggakan orang tua, dan kelak menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa,” pesannya.

Rohman juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pendampingan kontingen.
Ia berharap ketiga peserta mampu menjaga sikap, nama baik madrasah, serta membawa semangat Pringsewu selama berada di tingkat nasional.

“Semoga kalian senantiasa menjaga nama baik Pringsewu dan menjadi putra-putri kebanggaan daerah. Dengan kerja sama dan komitmen yang kokoh, semoga kebersamaan ini menjadi satu kesatuan kebanggaan bagi kita semua,” harapnya.

Keberangkatan tiga peserta didik MTs Negeri 1 Pringsewu tersebut pada akhirnya bukan hanya tentang mengikuti sebuah kegiatan kepramukaan. Ada tanggung jawab moral yang ikut dibawa: menunjukkan bahwa prestasi, kedisiplinan, karakter, dan kecintaan terhadap budaya daerah dapat berjalan beriringan.

Dari Pringsewu menuju Cibubur, mereka membawa lebih dari sekadar atribut Pramuka. Mereka membawa harapan madrasah, doa orang tua, serta identitas Lampung yang diharapkan tetap melekat dalam setiap langkah.

Jambore Nasional 2026 pun menjadi ruang pembuktian bahwa generasi muda dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan tampil di tingkat nasional.

(Tim)