Busur Telik Sandi

lisensi

Busur Telik Sandi
Senin, 31 Agustus 2026, Agustus 31, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-31T11:16:24Z
Lampung Utara

“Dua Gudang Terbakar, Dua Kali Ledakan Terdengar di RSUD Riyacudu Lampung Utara”

Advertisement


Busurteliksandi.com — Kebakaran terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Riyacudu, Kabupaten Lampung Utara, pada Minggu malam, 30 Agustus 2026.


Api terlihat oleh warga dan saksi di sekitar lokasi sejak sekitar pukul 19.40 WIB. Berdasarkan informasi sementara dari saksi di lokasi, kobaran api diketahui membakar dua gudang penyimpanan yang berada di lingkungan rumah sakit.


Dalam kejadian tersebut, terdengar suara ledakan sebanyak dua kali. Saksi menduga suara tersebut berasal dari tabung oksigen atau benda lain yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Namun, hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari petugas berwenang.


Saksi di lokasi juga menyebutkan bahwa kebakaran sementara diduga berkaitan dengan korsleting atau gangguan instalasi listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan sebelum dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.



Petugas pemadam kebakaran bersama pihak terkait dilaporkan melakukan upaya pemadaman dan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah api meluas ke bangunan lainnya.


Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi mengenai adanya korban luka maupun korban jiwa, serta belum diketahui secara pasti nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.


Pihak rumah sakit maupun instansi terkait diharapkan memberikan keterangan resmi mengenai kronologi kejadian, penyebab kebakaran, kondisi pelayanan rumah sakit, serta kemungkinan adanya kerusakan pada fasilitas dan barang yang tersimpan di dalam gudang.


Kebakaran di fasilitas kesehatan membutuhkan penanganan khusus karena rumah sakit memiliki berbagai sumber risiko, termasuk instalasi listrik, bahan medis, peralatan bertekanan dan tabung gas medis.


Masyarakat diimbau tidak mendekati lokasi kebakaran, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta memberikan ruang kepada petugas pemadam kebakaran dan tenaga medis untuk melakukan penanganan.


Khusus terkait suara ledakan yang diduga berasal dari tabung oksigen, masyarakat sebaiknya tidak langsung menyimpulkan penyebabnya. Tabung oksigen memang membutuhkan penanganan dan penyimpanan sesuai standar keselamatan, namun penyebab suara ledakan dalam kejadian ini tetap harus menunggu hasil pemeriksaan petugas.


Perkembangan mengenai penyebab kebakaran, kondisi korban, kerugian material, serta dampaknya terhadap pelayanan RSUD Riyacudu masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

(Tim)